You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260518 WA0003
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Saluran Penghubung Waduk Cincin Dikeruk

Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara melakukan pengerukan Saluran Penghubung (Phb) Waduk Cincin area samping Jakarta International Stadium (JIS) di Jalan Danau Bisma, Kelurahan Papanggo

"Mencegah risiko genangan"

Kepala Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok, Neti Heriati mengatakan, pengerukan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan tingkat kota untuk melakukan normalisasi dan pengerukan di sejumlah titik saluran di Jakarta Utara.

SDA Jakpus Normalisasi Saluran di Jalan Mardani

"Pengerukan dilakukan untuk mengurangi sedimentasi lumpur yang cukup tebal serta meningkatkan kapasitas tampung saluran agar aliran air lebih lancar," ujarnya, Senin (18/5).

Neti menjelaskan, pengerukan dilakukan sepanjang 525,62 meter dengan lebar saluran mencapai enam meter dan kedalaman sekitar empat meter.

"Sedimen lumpur dan sampah yang dikeruk mencapai sekitar dua meter,” terangnya.

Menurutnya, hingga saat ini volume lumpur yang berhasil diangkut mencapai sekitar 154,5 meter kubik. Setiap hari, dua hingga tiga truk dikerahkan untuk mengangkut lumpur hasil pengerukan. 

"Untuk volume lumpur yang berada di pinggir saluran masih dalam proses penghitungan," terangnya.

Neti menambahkan, pengerjaan telah dimulai sejak akhir April 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan. 

"Pengerukan melibatkan sedikitnya lima personel serta didukung alat berat berupa satu unit ekskavator XL 23 dan satu unit amphibius mini AM 24," ungkapnya.

Ia berharap, pengerukan Saluran Phb Waduk Cincin dapat meminimalisasi potensi genangan di kawasan sekitar, terutama saat curah hujan tinggi.

"Targetnya dengan pengerukan ini aliran air menjadi lebih optimal sehingga dapat mencegah risiko genangan di wilayah sekitar," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Sunter Agung, Radiansyah (35) mengapresiasi langkah cepat jajaran SDA dalam melakukan pengerukan tersebut karena kondisi saluran memang sudah lama mengalami pendangkalan.

"Mudah-mudahan pengerjaan berjalan lancar dan ke depannya perawatan saluran dapat dilakukan secara berkala agar lingkungan di sini bebas genangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7403 personDessy Suciati
  2. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2879 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2657 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2165 personNurito
  5. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1955 personBudhi Firmansyah Surapati